Favorite teacher
InthenamofAllah.
Setiap orang memiliki sosok guru yang meninggalkan kesan mendalam dalam perjalanan hidupnya. Guru bukan sekadar seseorang yang mengajarkan pelajaran di kelas, tetapi juga mentor yang memberikan inspirasi, bimbingan, dan motivasi. Dalam tulisan ini, saya ingin berbagi tentang guru favorit saya, yang telah memberikan pengaruh besar dalam hidup saya.
Guru favorit saya adalah Ustadzah Yunika Sari atau kerap dipanggil Ustadzah yuyun, beliau seorang guru Ushul fiqh di Madrasah Aliyah. Salah satu pelajaran yang yang awalnya saya kira sulit dan membosankan . Namun, setelah diajar oleh beliau Saya jadi memahami bahwa Ushul fiqh bukan sekedar pelajaran tentang hukum Islam, melainkan juga pedoman hidup. Saya ingat Ketika pertama kali masuk kelas beliau, saya kagum dengan caranya menyampaikan pelajaran. Suaranya lembut tetapi penuh wibawa, dan setiap kata yang diucapkannya terasa penuh makna dan mudah untuk dipahami. Metode mengajar Ustadzah yuyun membuat pelajaran Ushul fiqh menjadi favorit saya, bahkan murid yang biasanya kurang tertarik dengan pelajaran menjadi antusias saat mata pelajaran beliau tiba. Beliau selalu berhasil membuat suasana kelas menjadi hangat, dimana setiap murid merasa dihargai dan didengarkan.
Ustadzah yuyun memiliki cara mengajar yang sangat berbeda dari guru lainnya. Beliau tidak hanya menggunakan buku pelajaran, tetapi juga melibatkan berbagai metode kreatif, dan pengalaman beliau. Beliau selalu terbuka untuk diskusi bahkan diluar kelas, kebetulan saat itu beliau menjabat sebagai bagian kepengasuhan dipondok tempat saya menimba ilmu. sampai membahas tentang isu-isu yang relevan dengan pelajaran. Metode ini membuat kelas beliau menjadi hidup dan penuh semangat.
Satu hal yang membuat beliau begitu istimewa adalah caranya memahami murid-muridnya. Beliau selalu memberikan perhatian penuh pada setiap murid, tidak peduli seberapa besar atau kecil kemampuan kami. Ketika kami merasa kesulitan memahami pelajaran, beliau selalu sabar menjelaskan sampai kami betul-betul paham.
Beliau juga sering mengingatkan kami untuk tidak takut salah dalam belajar."Salah itu bagian dari proses, yang penting kalian mau belajar dari kesalahan. Ingat, ilmu itu bukan untuk pamer, tapi buat bikin kalian lebih rendah hati",ucap beliau
Ustadzah Yuyun bukan sekadar guru yang mengajarkan teori Ushul fiqh, tapi juga seseorang yang memberikan contoh bagaimana ilmu itu diterapkan dalam kehidupan. Beliau adalah sosok yang membuat saya sadar bahwa belajar agama itu bukan beban, tapi kebutuhan.
Bagi saya Ustadzah Yuyun bukan hanya pengajar, tapi juga teladan yang selalu menginspirasi untuk jadi pribadi yang lebih baik. Terimakasih kepada Ustadazah Yunika Sari atas cerita-cerita indah, sekaligus pengalaman dari mu yang memberikan inspirasi dan membimbing saya menjadi pribadi yang lebih baik.
Komentar
Posting Komentar